Persediaan ASIP Kangen waktu masa-masa memerah ASIP buat Kelvin, ini hasil pompa selama 1,5 dibulan kedua Kelvin lahir. Sebulan perta...

Stock ASIP Kelvin

00.33.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Persediaan ASIP

Kangen waktu masa-masa memerah ASIP buat Kelvin, ini hasil pompa selama 1,5 dibulan kedua Kelvin lahir. Sebulan pertama stock ASIP buat diminum dia terus kelupaan buat nyetok pas nanti ditinggal kerja. Tapi kalau namanya niat buat kasih ASI ke anak kita pasti apapun itu tetap akan berjalan dengan sendirinya. Jadi dulu waktu seminggu Kelvin lahir dia sempat harus dirawat karena menguning, maklum Kelvin lahir pada saat musim hujan. Dan menurut dokter anak yang menangani Kelvin harus dirwat untuk menurunkan bilirubinnya, waktu itu sedih banget waktu liat Kelvin disinar dalaminkubator. Saat itu stress liat Kelvin harus begitu, yang bisa menolong pada saat itu adalah ASI. Dokter Rumah Sakit Asri tidak memperkenankan pemberian sufor kalau tidak terpaksa, kebetulan RS Asri ini pro ASI. Kebetulan waktu itu aku ikutan nginep di RS Asri, jadilah booking kamar juga, layaknya orang sakit. Waktu itu tidak di cover asuransi karena Kelvin baru lahir dan belum keluar kartunya, biaya berapapun waktu itu kita bayar. Setiap 2 jam sekali Kelvin harus minum ASI agar menurunkan bilirubin, karena saya adalah ibu baru dan kebetulan menyusuinya juga belum benar peletakannya dan puting saya waktu itu lecet dan berdarah. Jalan satu-satunya adalah memompa ASI, tetapi sempat ada keluar darah karena lecet tadi itu. Kebuanglah asi sebanyak 20ml, sedih banget rasanya. Aku juga diberikan obat oles untuk puting namanya Kamilosan, ini dioleskan pada saat tidak menyusui. Karena saya niat banget biar Kelvin cepat pulang dan turun bilirubinnya, alhamdulillah pada saat itu setiap asi yang saya pompa selalu bertambah. Kelvin dirawat selama 3 hari 2 malam, akhirnya dia kembali kerumah.

Setiap hari Kelvin selalu meminum ASI secara langsung, kalau Kelvin tidur aku memompa untuk stok ASIP. Bahagia banget bisa kasih ASI langsung, alhamdulillah suami dan keluarga mendukung semua usahaku untuk pemberian ASI. Suamiku selalu membawakan makanan yang enak-enak agar istrinya happy biar ASInya lancar, terkadang dia juga suka memberikan hadiah untukku. Almarhum papa juga sering masakin makanan untuk aku makan, bahkan mencarikan apa yang aku mau agar ASIku bertambah banyak. Allah memang maha baik, aku dikelilingi oleh orang-orang yang sayang kepadaku.

Selain makanan penambah ASI aku juga mengkonsumsi vitamin supaya ASI deras dan banyak, aku minum Vometa dan Milmor. Dulu waktu masih nyetok ASIP, aku suka ngikutin instagram Renny Sutiyoso, gimana caranya bisa banyak ASInya aku banyak belajar dari instagram dia. Selain itu juga suka baca-baca artikel di internet mengenai ASI, alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Yang penting pikiran kita harus positif, jangan pernah takut kalau ASI gak keluar, semuanya sudah diatur oleh Allah. 

Saat Kelvin umur 7 bulan aku terkena DBD dan harus dirawat dirumah sakit, apakah ibu yang DBD masih boleh memberikan ASIP? Jawabannya boleh. Aku tanyakan hal ini kepada dokter yang merawatku waktu itu di RSPI, dokter itu pun memberikan aku semangat dan dia juga tidak memberikan obat yang membahayakan untuk ASIku. Kalau tidak salah nama dokter itu adalah dr. Femmy dia banyak membantu aku waktu itu untuk memberikan obat yang aman dikonsumsi, sedih banget waktu lagi kena DBD karena gak bisa nyusuin Kelvin secara langsung. Selama di rumah sakit aku tetap memompa ASIP untuk diberikan kepada Kelvin, suamiku selalu pulang kerumah saat malam hari untuk memberikan ASIP dan balik lagi ke rumah sakit untuk menemaniku. Hari ke-empat di rumah sakit ternyata suamiku terkena DBD juga, entah DBD itu menular atau gimana atau bisa juga kita kena nyamuknya secara bersamaan.Selama di rumah sakit sudah hari ke-lima dan mama memberitahuku kalau stock ASIP menipis, aku jadi stress juga dikasih tau itu sama mama. Stock tinggal buat 1 minggu, sementara setelah DBD aku hanya bisa mompa 180ml untuk sekali pompa. Dan sehari hanya 2x mompa, jujur saja saat terkena DBD asupan ASI aku menurun tidak sederas sebelumnya. 

0 comments: