Kiddy Cuts, Pondok Indah

Potong Rambut Tanpa Drama

09.13.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments


Kiddy Cuts, Pondok Indah

0 comments:

Kelvin Adrian Siapa yang tidak ingin memiliki keturunan, semua orang pasti ingin memilikinya kan? Ini saya tulis sebagai kilas balik bag...

Gift from Allah: Kelvin Adrian

22.12.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Kelvin Adrian
Siapa yang tidak ingin memiliki keturunan, semua orang pasti ingin memilikinya kan? Ini saya tulis sebagai kilas balik bagaimana saya dan suami akhirnya dikaruniai seorang putra yang sangat lucu, ganteng dan banyak doa yang kami panjatkan untuknya. Kalau dulu banyak sekali yang nanya "gimana sudah isi belum?" "kok belum punya momongan sih?" "Jangan jalan-jalan terus, kapan bikin anaknya?" ini beberapa pertanyaan yang sering mampir dikuping saya dan suami, kami bukan tidak ingin memiliki anak tapi memang pada saat itu belum dikasih oleh Allah. Untungnya pertanyaan tersebut tidak terlontar dari keluarga kami, orang tua saya berbeda dengan orang tua kebanyakan kalau saya lihat. Mereka sangat modern dan tidak pernah melontarkan pertanyaan yang sekiranya bikin saya sebal atau lemah. Terus bagaimana dengan ibu dan bapak mertua? Nah kebetulan saya sudah tidak memiliki keduanya kalau pun masih ada saya yakin mereka sama seperti orang tua saya karena saya sempat mengenal ibu mertua saya sebelum beliau meninggal pada Desember 2009 bahkan dulu beliau sempat pergi ke Bandung bersama saya dan suami. 

Kelvin Adrian Hariyanto nama anak saya dan suami yang suka dijuluki orang-orang adalah anak mahal, memang benar gimana tidak mahal saya mendapatkan Kelvin ini dengan perjuangan, kesabaran dan keikhlasan. Secara finansial saya sangat mahal mungkin tidak untuk orang lain, Kelvin didapatkan secara program hamil yang saya dan suami jalani dan lahirnya pun melalui operasi secar karena pada saat itu saya sekalian akan mengangkat miom yang ada dirahim saya. Miom ini juga menjadi banyak pertanyaan dikalangan teman-teman saya juga, kenapa ada miom tapi saya bisa hamil? Nanti akan saya jelaskan satu per satu.

Kalau banyak yang tanya berapa biaya yang sudah saya habiskan? Yang perlu diketahui adalah waktu program ini saya bayar sendiri alias tidak tercover oleh asuransi karena memang tidak bisa di cover asurasi atau penggantian dari kantor pada saat itu. Kedua adalah semua biaya tergantung dimana rumah sakit kita menjalankan program dan treatmentnya pada saat waktu berjalan. Kalau dulu saya dan suami kayaknya modal nekad deh gak tau kalau biayanya segitu. Percaya atau tidak saya tidak pernah browsing tentang program anak sama sekali, yang saya browsing adalah no telp rumah sakit dimana dokter yang saya akan temui ada dimana. Berawal ngobrol sama klien yang sekarang menjadi teman saya, karena dia pun program dengan dr. Damar di rumah sakit Asri, saya langsung browsing tentang rumah sakit Asri bukan tentang program hamilnya. Dan ternyata dr. Damar ini praktek didua rumah sakit pada saat itu RS Asri Jakarta (yang sekarang menjadi RS Asri Siloam Jakarta) dan RS Brawijaya Woman & Children. Nah saya cek jam dr. Damar praktek dikedua rumah sakit tersebut lalu saya memutuskan memilih RS Asri karena beliau praktek weekend disana, karena saya dan suami hari biasa sama-sama kerja jadi kemungkinan besar waktu kami berdua yang sama-sama kosong di weekend itu juga kalau kami berdua lagi gak ada dinas keluar kota.

Jujur saja saya tidak mencari pembanding harga pada saat itu, yang ada dipikiran saya adalah dimana dr. Damar Prasmusinto ini praktek dan saya juga selalu berfikir semua pasti ada rejeki dan jalannya. Tahun 2011 saya memulai program itu biaya konsultasi oleh dr. Damar sebesar Rp. 315.000,- yang pasti tidak pernah lebih dari Rp. 400,000,- kecuali kita ada pemeriksaan lain yang mengharuskan dikenakan biaya tambahan, tapi biaya tersebut bisa berbeda tergantung oleh rumah sakit dan setau saya biasanya dokter spesialis itu memang berbeda dengan dokter biasa. Setelah saya bertemu dengan dr. Damar baru beliau menjelaskan detail tentang program kehamilan mulai dari treatment apa saja yang akan dijalankan oleh kami berdua setelah itu saya baru cek kebagian administrasi untuk masing-masing biayanya. Seperti halnya inseminasi atau bayi tabung ini kan mengharuskan kita mengeluarkan biaya lebih untuk hal tersebut dan beruntungnya saya adalah tidak sampai ketaraf itu tetapi ada treatment lain yang mengharuskan saya mengeluarkan biaya lebih. Setelah suami saya melakukan pengecekan pada spermanya dan hasilnya kurang menggembirakan saat itu, kalau mau tau saat itu suami saya sedih sekali tapi kami berdua saling support karena kami tau tujuan apa yang sedang kami jalankan ini adalah perlunya kedua belah pihak saling memberi semangat untuk mencapai harapannya. 

Suami saya harus menjalankan operasi Varicocele pada saat itu karena spermanya kurang dan memang dokter memberi pilihan antara operasi dan minum obat tapi kami memilih untuk menjalankan operasi yang memiliki kesembuhan lebih cepat dibandingkan meminum obat. Nah saya juga pernah membaca blog salah satu teman saya dimana dia juga menceritakan kisah dia dan istrinya menjalankan hal yang sama dengan saya dan suami. Dia pun harus melakukan operasi varicocele, nah ini ada pembanding dimana sama-sama dijalankan dirumah sakit Jakarta Selatan tapi berbeda harga yang cukup lumayan, saya dan suami membayar sekitaran Rp.23jutaan untuk operasi varicole tapi untuk teman saya operasi varicocele hanya dengan biaya Rp.15jutaan dan saya juga gak menanyakan kelas apa yang dia ambil waktu dirumah sakit tersebut, kebetulan saya dan suami memilih kelas vip dirumah sakit Asri Jakarta. Iya semua yang saya jalankan ini dirumah sakit Asri kok sampai pada tahap Kelvin lahiran pun juga dirumah sakit Asri dan sampai sekarang kami kalau melakukan pengecekan kesehatan juga kesana.



Sampai pada akhirnya saya dinyatakan positif hamil pada bulan Maret 2013 dan sudah 6 minggu mengandung bayi yang ternyata lucu sekali, ini benar-benar hadiah dari Allah. Dimana pada bulan Januari 2013 saya sebenarnya sudah mengikhlaskan dan sudah tidak berharap banyak walau kadang sedih juga sih dulu itu, walau saya tidak pernah memperlihatkan ke siapapun bahkan ke suami saya dan akhirnya saya tulis disini deh. Terkadang kita tidak bisa mengontrol apa yang akan diucapkan oleh orang terhadap diri kita apalagi kalau nanyanya "kapan punya anak?" kalau yang nanya biasa aja pasti saya selalu jawabnya juga santai tapi yang nyebelin kalau yang nanya itu sudah nyinyir, biasalah orang Indo kalau soal begini mah belum memiliki rasa simpati dengan baik kayaknya gimana cara penyampaian supaya yang diajak ngobrol gak bisa lapang dada menerima. 

Waktu hamil itu saya harus bedrest selama 2 minggu pertama karena hasil usg Kelvin untuk detak jantungnya kurang bagus dibawah rata-rata dan dr. Damar menyarankan saya untuk istirahat total bahkan tadinya suami berfikir apa saya keluar dari pekerjaan saya tapi hal tersebut bukan menjadi pilihan kami berdua pada akhirnya. Suami saya menjadi lebih ekstra protektif saat itu karena apa yang kami jalani berdua sudah membuahkan hasil dimana perjalan itu memberikan pelajaran bagi kami berdua untuk lebih bersabar, ikhlas dan lebih bertawakal. Kalau dulu saya gak sampai kepikiran harus keluar negeri menjalankan ini semua yang mana kata beberapa teman yang menjalani hal yang sama seperti saya itu disana lebih murah dari Indonesia tapi sepertinya dokter disini masih bagus-bagus kok dan belum perlu untuk saya dan suami menjalankan ini semua kesana. 



Cheers,
Chichie Hariyanto


0 comments:

Kreasi dengan Buavita Mango Semenjak bergabung dengan komunitas foto Upload Kompakan, saya kemana-mana selalu membawa kamera didalam tas...

Upload Kompakan; Kreasi Buavita Mangga

19.56.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Kreasi dengan Buavita Mango
Semenjak bergabung dengan komunitas foto Upload Kompakan, saya kemana-mana selalu membawa kamera didalam tas kalau biasanya motret makanan cuma pakai handphone sekarang dibelain bawa kamera kemana-mana. Jadi waktu itu ada challenge untuk Buavita dengan rasa Mangga, karena saya ibu bekerja jadi pepotoan saya lakukan dikantor dengan perlengkapan seadanya. Jujur aja saya meninggalkan beberapa perlengkapan dikantor untuk moto dadakan atau kadang biasanya udah saya stok terlebih dahulu fotonya jika bukan challenge.

Nah kali ini dengan tema mengkreasikan menu dengan Buavita Mangga, jadi cari yang gampang aja deh, bikin Tropical Punch dari Buavita jadi cum belanja buah, daun mint dan beberapa kotak Buavita. Jadi tinggal cemplung-cemplung saja dikantor dan difoto deh, ini saya foto di studio redaksi saya dekat jendela karena kalau diruangan saya lampunya kuning jadi kurang cocok buat foto. Dan ini foto mentahan punya saya, biasanya saya edit sedikit menggunakan Snapseed untuk detailnya kalau warnanya sudah seperti ini saya gak pernah mengubah lagi paling hanya main di details saja. 

Kalau saya bukan ngincer menangnya tapi lebih ke seseruan foto dan uploadnya, lumayan kan sambil melatih kebiasaan kita pegang kamera. Sudah 2 tahun lebih saya bergabung dengan komunitas Upload Kompakan dan masuk di grup Kompakers Bekasi, kalau banyak yang nanya kok Bekasi? Bukan Jakarta atau Tangerang? Iya karena saya lagi tinggal didaerah Jatibening Bekasi jadi masuk Kompakers Bekasi saja sambil menjalin silaturahmi dan sambil belajar deh. 





0 comments:

Add caption Efek menjamurnya coffeeshop di Jakarta, dibelakang kantor saya menemukan hidden place kalau menurut saya, gak perlu jauh-ja...

Fillmore Coffee, Jakarta Selatan

09.55.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Add caption
Efek menjamurnya coffeeshop di Jakarta, dibelakang kantor saya menemukan hidden place kalau menurut saya, gak perlu jauh-jauh lagi ngopinya kalau cuma mau menyelesaikan pekerjaan kantor atau sekedar untuk brainstormin dengan team dikantor. Tujuannya sih biar gak bosen kalau meeting billing, maklum saya berkerja dibagian divisi iklan dimana pendapatan iklan bergantung kepada saya dan beberapa teman di Bintang Home dan Home Living.

Fillmore Cofee ini letaknya dibelakang kantor dan cuma jalan kaki sedikit saja, palingan 3 menit doangan untuk sampai kesini. tempatnya menjadi satu dengan kost-kostan Suit at Seven di Jl. H. Sidik Karet Pedurenan. Tempatnya lumayan enak banget nih walau tidak besar tapi sudah cukup menampung saya dan teman-teman kalau sudang bermain kesana. Fillmore ini ada 2 lantai, 1 lantai bawah dengan ruangan ac dan lantai 2 untuk area merokok. 


Pura-pura sibuk
Nah ditempat saya duduk ini biasanya saya dan teman-teman bekerja sambil menikmati kopi dan alunan musik, meja ini cukup untuk 5 orangan dan masing-masing sambil buka laptop biasanya. Terkadang bosan dengan suasana kantor dan langsung melipir kesini.

Coffee and my stuff
Hot Cappuccino is mine
My breakie
Selain kopi, di Fillmore juga menyediakan sarapan sehat loh, waktu pertama kali kesini padahal bukan pagi hari tapi pengen banget nyobain smoothies yang ada disana. Lupa smoothies yang ini namanya apa, seingetku ada Choco Banana deh atau apa ya, ini ngenyangin banget dijamin habis makan ini gak ngemil lagi deh. Kalau saya biasanya kesini pilihannya atara hot atau ice coffee dan belum pernah sih di coffeeshop mesennya teh karena kebetulan suka kopi.




Mango Smoothies
Karena sudah beberapa kali Fillmore jadi kalau saya sih rekomen banget sama tempat ini, selain tempatnya yang enak banget kopi dan makanannya pun enak-enak juga. Saya juga sudah mencicipi beberapa pastry yang ada disini dan semua enak, kalau saya enak bilang enak, enggak bilang enggak.

ice cappuccino



Hands in frame
Kalau saya sih pasti akan balik terus kesini selagi masih kerja di Media Bintang Indonesia karena sejujurnya saya lebih konsen kerja di coffeeshop daripada dikantor sih. Karena ambiancenya beda banget tapi kalau lagi hectic atau deadline sih dikantor kok. Oh iya... orang-orang yang selalu saya temui di Fillmore ini ramah dan baik banget. Terus nih buat yang demen sama bule cocok nih kalau pagi sebelum aktivitas duduk di Fillmore sambil minum kopi karena dijamin bakalan ketemu sama bule-bule kece pada mau ke kantor karena teman saya ada yang betah kalau pagi ngopi disini.


Cheers,
Chichie Hariyanto



0 comments:

Es Kopi Susu Tetangga - TUKU Sekarang ini banyak banget es kopi susu yang dijual dan semua yang sudah saya pernah coba juga enak-enak, t...

Es Kopi Susu Masa Kini Paling Favorit Di Jakarta

01.04.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Es Kopi Susu Tetangga - TUKU
Sekarang ini banyak banget es kopi susu yang dijual dan semua yang sudah saya pernah coba juga enak-enak, tapi emang kalau kopi bakal saya bilang enak sih. Jadi pertama kali nyobain es kopi susu ya TUKU ini, namanya juga unik banget "es kopi susu tetangga" waktu pertama beli ini agak kaget karena pesan via Go Food dan abangnya telp nanya ke saya "mbak pesanan sesuai dengan aplikasi?" lalu saya iyakan dan abangnya balik bertanya kembali "mbak ini kopinya ngantri gpp ya? atau mau di cancel?" nah ini pilihan sulit karena saya biasanya menyerahkan kepada abang Gojek kalau mau di cancel gpp tapi kalau mau ditungguin gpp juga, nah bapak ini mengiyakan untuk menunggu. Aaahhhh... Betapa girangnya pas tau kalau si bapak mau nungguin, tapi saya pun kalau beli es kopi susu minimal 4 gelas karena harga segelas kopi Tuku ini Rp.18,000,- saja jadi sayang kan kalau beli cuma 2 gelas gak sebanding sama ngantrinya. Atau kalau dikantor suka ngajakin teman-teman lain untuk ikutan pesan, entah sudah beberapa kali saya order si Tuku via aplikasi GoFood.


Es Kopi Susu - SAGALEH
Gak berapa lama sempat lihat postingan seorang teman lagi minum Sagaleh dan saat itu pemesanan masih via line atau whats app saja tapi bisa di pick up pakai ojek online. Banyak yang sempat nanya dikantor apa arti dari Sagaleh, kalau kata teman yang orang Padang itu artinya Segelas. Kalau untuk rasa Sagaleh ini berbeda dengan es kopi susu tetangga dan masing-masing es kopi susu memang memiliki ciri khas yang berbeda. Untuk segelas es kopi susu Sagaleh ini seharga Rp. 18,000,- kalau sekarang pemesanan Sagaleh sudah bisa via Go Food bahkan saya selalu memesan via Go Food sudah tidak lagi memesan via line.


Es Kopi Susu Low Fat - SANA
Kalau yang suka bakar kalori di Sana Studio pasti lebih dulu tau tentang si es kopi susu low fat dari Sana, ini juga beda nih karena dia punya menu yang low fat, selain itu juga ada es kopi susu Sana biasa, es kopi Sana hitam, es teh susu Sana biasa, es kopi susu Sana almond dan es kopi susu Sana soy tinggal pilih deh mau nyobain yang mana dulu. Untuk harga segelas es kopi di Sana berbeda-beda dan dimulai dengan harga Rp. 18,000,- saya juga pesan via Go Food.


Es Kopi Susu Kampung - DIBAWAH TANGGA
Kalau main ke Gandaria City Mal boleh mampirin coffee shop Dibawah Tangga, tempatnya juga lumayan enak kok tapi letak tempatnya diluar untuk persisnya didepan lobby office 8 tepat dibawah tangga berjalan ada tempat ngopi. Yang bikin unik dari tempat ini cemilannya adalah jajanan pasar khas Indonesia beda dengan tempat ngopi lainnya yang menyediakan croissant atau makanan western lainnya. Segelas es kopi susu kampung ini seharga Rp. 19,000,- sudah beberapa kali kesini dan selalu menikmati es kopi susu kampung ini Dibawah Tangga dan ini enak banget loh. Syukur-syukur kalau kesini bisa ketemu sama Nino jadi minum kopi sambil ditemenin deh.... Ngareeeeppp hahahahaa...

Dari sekian es kopi susu yang bertebaran di Jakarta, memang baru 4 ini saja yang saya coba, walau sekarang ini ada beberapa list es kopi susu yang bakalan dicobain.




Cheers,
Chichie Hariyanto

0 comments:

Es Kopi Susu Kampung Sekarang ini banyak banget bermunculan kedai kopi yang instagramable dan banyak juga sekarang es kopi susu yang bi...

Es Kopi Susu: Dibawah Tangga

02.22.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Es Kopi Susu Kampung
Sekarang ini banyak banget bermunculan kedai kopi yang instagramable dan banyak juga sekarang es kopi susu yang bisa dibeli via aplikasi online atau langsung pesan via kontak yang tertera lalu dikirim dengan ojek online. Seperti es kopi yang satu ini, namanya @di.bawahtangga berlokasi di Gandaria City Mall persis dibawah tangga escalator lobby utara atau persis dekat Office 8. Kebetulan hari ini ada meeting di daerah sana jadi iseng mampirin untuk beli dibawa pulang saja. Sudah tentu mesennya es kopi susu karena penasaran banget sama rasanya, langsung nyobain es kopi susu kota dan es kopi susu kampung harga pergelas Rp. 19,000,- lumayan kok gak mahal dan rata-rata es kopi susu sejenis juga segitu apalagi ini keberadaannya di mall. 


@di.bawahtangga

Corner

@di.bawahtangga

@di.bawahtangga
Kopi Kornernya bikin gemes kan, simple dan eye catchy sekali, gak banyak printilan karena memang tempatnya juga tidak besar. Yang seru disini adalah cemilan yang dijual adalah jajanan tradisonal loh, salah satunya bakwan goreng (favorit banget nih), kue lapis, wajik kalau seingat penglihatan saya tadi. Biasanya kalau kedai kopi yang biasa saya jumpai menjual roti pastri atau western food, kali ini Dibawah Tangga menjual cemilan Indonesia. Buat yang gak suka kopi jangan khawatir, disini juga ada teh dan coklat atau mau beli biji kopi? Juga adaaaaa... Nikki Batak, Bali, Ciwidey, Sulawesi, Flores, Papua Wamena dan biji kopi kampung. 

Tempat duduk yang tersedia sih lumayan cukuplah kalau buat santai tapi adanya di outdoor ya jadi jangan ngarep semriwing kayak di mall tapi gak panas kok karena banyak angin. Karena tadi cuma take away doang jadi gak sempat nyoba duduk-duduk yang lamaan gitu deh. 


Cheers,
Chichie Hariyanto




0 comments:

Sudah pada taukah kalau sekarang ada tempat penyimpan makanan yang halal? Iya produk ini halal dan tersertifikasi oleh MUI, penasaran k...

Wadah Plastik Halal dari Medina

09.51.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments


Sudah pada taukah kalau sekarang ada tempat penyimpan makanan yang halal? Iya produk ini halal dan tersertifikasi oleh MUI, penasaran kan? Kini telah hadir produk plastik halal no.1 di Indonesia, Medina. Seluruh proses produksi dan material Medina telah tersertifikasi halal oleh MUI.

Selain makanan halal yang kita konsumsi, kita juga perlu memperhatikan wadah yang kita gunakan untuk menyimpan atau menyajikan makanan. Medina hadir untuk melengkapi kebutuhan para keluarga di Indonesia. Banyak berbagai tipe dan warna yang dikeluarkan oleh Medina, warnanya bikin gemes. Kebetulan saya dan teman-teman dari Kompakers Bekasi berkesempatan untuk menggelar acara bersama Medina beberapa waktu lalu dengan tema Woman Inspiring, sudah pasti dong ya ibu-ibu ini pada kalap tuh liat produk Medina yang kece-kece banget warnanya. 





Dynamic Duo
Buat yang suka bawa bekal ke sekolah, kantor atau piknik bisa nih bawa si Dynamic Duo ini. Tersedia dalam 2 pilihan warna, biru dan hijau. 





Amethyst Collection
Yakin banget deh seri ini bakal jadi andalan ibu-ibu dirumah, karena untuk seri ini memiliki beberapa wadah saji dengan warna ungu. Jadi kalau mau ada acara arisan, kumpul-kumpul, ulang tahun yang diadakan dirumah bisa mengandalkan koleksi Amethys untuk penyajian makanan. 





Dan masih banyak beberapa koleksi lainnya seperti:
Neo Sport Bottle Set, mudah dibawa kemana-mana dan pada bagian tutupnya juga ada celah untuk menenteng botol tersebut. Untuk 1 set berisi 3 botolndengan warna merah, hijau dan biru.
Neon Fliptop Tumbler Set, botol dengan warna-warna yang eye catchy ini bada bagian badannya terdapat kata-kata postif. Untuk 1 set berisi 4 botol dengan warna merah, hijau, biru dan kuning. 
Snap 'N Stack, cocok banget nih sama yang suka piknik. Untuk lunch box ini tersedia dalam 3 susun dengan warna kuning, toska dan merah. Kudu punya nih yang doyan liburan bersama keluarga apalagi bawa anak.
Snap 'N Shake Tumbler Set, botol minum dalam bentuk tumbler yang tersedia dalam 4 warna. 

Pic by E-Catalogue Medina

Coral Collection
Ini kalau saya bilang sih termasuk produk unggulan nih, kenapa unggulan? Karena toples seri Coral ini tahan banting loh, karena sudah dicoba oleh teman saya sendiri waktu acara Medina dan Kompakers Bekasi. Toplesnya kuat banget! 

Selain itu masih ada Azalea Collection, Frosta, dan Adia Collection. Pokoknya semua produk dari Medina semacam sesuatu yang harus kita punya dirumah. Gampang banget kok kalau mau dapetin produknya, karena produk ini banyak dijual juga oleh reseller-reseller dibeberapa kota besar. Jadi sekarang gak perlu ragu lagi kalau beli wadah plastik untuk penyajian atau penyimpan makanan, sudah ada product house ware halal no.1 di Indonesia. 


MEDINA
Instagram: @isnpirasimedina

Untuk Pembelian bisa kontak saya langsung via Line: akuchichie


Cheers,
Chichie Hariyanto




0 comments:

1 April 2017 perjalanan pertama kami dari Kompakers Bekasi, Jakarta, Bogor dan Cilegon buat short trip ke Cirebon tentunya bertemu d...

Short Trip Cirebon With Kompakers

07.48.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments


1 April 2017 perjalanan pertama kami dari Kompakers Bekasi, Jakarta, Bogor dan Cilegon buat short trip ke Cirebon tentunya bertemu dengan Kompakers Cirebon. Hari Sabtu kami semua janjian di stasiun Gambir karena naik kereta eksekutif menuju Cirebon, hari itu yang berangkat ada saya sendiri dari Kompakers Bekasi, Mamih Enjih, Teh Hilda dan Baity dari Kompakers Jakarta, Uni Dian dan Devi dari Kompakers Bogor dan ada mbak Renny Asti dari Cilegon dulunya ini dari Kompakers Qatar. Berkat Upload Kompakan kami dipertemukan, insya Allah tali silahturahimnya berjalan terus kedepan. Uni Dian yang mengatur tiket kereta untuk pergi dan pulang, saya mengatur penginapan dan mobil selama di Cirebon dan Baity yang mengatur itinerary selama di Cirebon. Pagi itu kami semua bertemu di McDonalds buat sarapan dulu sekalian meeting point, biar gampang nyarinya. Setelah selesai sarapan kita semua bergegas untuk naik keatas karena kereta Argo Jati sudah tiba dan siap diberangkatkan pukul 07.00



Muka-muka ceria didalam kereta, walau saya sendiri belum on itu bibir pakai lipen jadi rada pucet ya. Ini difotoin sama mbak Renny kalau gak salah ini adegan dimana mamih Enjih dan uni Dian baru bangun tidur deh trus kita foto bareng deh.


Kami tiba di stasiun Cirebon pukul 09.45 dan sudah disambut sama Diana salah satu Kompakers Cirebon yang mobilnya kita sewa selama di Cirebon, dan ini foto kita didepan pintu masuk stasiun pun difotoin sama Diana. Muka-muka gak sabar mau kulineran di Cirebon, sambil menanti mbak Ienk bulurnya Kompakers Cirebon sempet beberapa kali jepret ini. Habis dari sini kita langsung menuju Empal Gentong Bu Dharma. Waktu beberapa waktu lalu juga sempat mampir ke Empal Gentong Bu Dharma pas nemenin Winda (@dartz27) ngisi workshop di ulang tahun kedua Kompakers Cirebon. Empal gentong bu Dharma ini ngangenin deh, bubuk cabainya pun beda deh karena waktu nyari di toko oleh-oleh gak ada. 







Setelah dari Empal Gentong Bu Dharma kami semua lanjut ke Keraton Kasepuhan, ini salah satu tempat wisata didaerah Cirebon. Sayang banget deh ini Keraton Kasepuhan kurang terawat karena banyak area yang kotor atau kurang enak dipandang, seperti lahan parkir yang harusnya bisa jadi bagus ini dari beberapa waktu lalu saya ke Cirebon sampai bulan April 2017 keadaannya pun masih kotor. Untuk tiket masuk ke Keraton Kasepuhan untuk harga dewasa dan anak berbeda, dewasa Rp.20.000 perorang dan didalamnya disediakan pemandu wisata jika ingin mengetahui sejarah tentang Keraton Kasepuhan, kala itu kita gak pakai pemandu karena emang dateng kesana khusus buat foto-foto saja.

Oh ya... kalau kita  berjalan terus kebelakang area keraton akan menemukan tempat foto kece, ini seperti bukan sedang berada di Keraton Kasepuhan loh. Walaupun ada yang minus tapi si keraton memiliki nilai plus setelah melihat area belakang seperti danau dan ada jembatan juga banyak pohon-pohon yang bisa dijadikan spot foto. Pas kita sampai ke area belakang ada segerombolan anak sekolah yang sedang main di jembatan, mereka pada nurut banget deh disuruh minggir karena areanya mau difoto mereka pun bergegas pulang. Tapi memang sebelumnya saya kesini pun lagi ada yang melaksanakan foto prewedding. Entah banyak orang yang tau atau tidak akan keberadaan tempat kece dibelakan keraton ini.



Biasalah emak-emak apalagi komunitasnya fotografi, udah pasti foto dimana-mana dong, seperti saya sebelum foto memakai lipen merah andalan dulu biar cetar bibirnya gak pucet kalau difoto. Sebenarnya foto ramean didepan pintu ini awal kita masuk ke keraton, harus foto bersama dulu sebelum menjelajah ke area keraton. Semua kamera dikerahkan, mulai dari kamera handphone untuk selfie atau bikin insta story biar momentnya selalu terabadikan.








Habis dari Keraton Kasepuhan kami semua sepakat untuk ke hotel dulu buat check in, mandi, sholat dan leyeh-leyeh sebentar. Kami menginap di Citra Dream Hotel yang letaknya didaerah Grage, cuma pada saat kami disana ada beberapa hal yang kurang ok dari hotel tersebut. Exhaust dikamar mandi mati, air panas dan dingin nyalanya iya-iya enggak-enggak bahkan untuk ke air dingin agak sulit, area lobby bau seperti bocornya saluran air, sarapan tidak tersedia dengan baik karena pada saat kami makan di jam 08.00 pagi menunya sudah habis dan hanya ada buah, puding dan nasi, petugas yang berjaga juga tidak banyak sehingga salah satu petugas kewalahan dimata kami. 

Kalau sesuai dengan itinerary harusnya kita menuju ke daerah Kuningan tapi karena waktu yang tidak memungkinkan maka kami memutuskan untuk pindah haluan dan kami mengunjungi Goa Sunyaragi dan ke pasar Kanoman. Di pasar Kanoman kita mampir buat makan tahu gejrot, dage dan gapit. Dage itu adalah makanan khas Cirebon juga yang isinya oncom dimasak dengan daun kemangi, sumpah ini enak banget dan harus dimakan pakai gapit ya. Untuk 1 bungkus dage harganya Rp.2,000 saja, murahkan? Iya makanan didaerah itu murah-murah kalau kata saya, setelah selesai jajan kita menuju pasar untuk mencari barang-barang jadulan, Maklum emak-emak doyan foto jadi hobinya hunting properti foto kalau saya mah cuma bagian numpang insta story dan foto aja, maklum jarang moto dirumah juga. Segala pecah belah jadulan ada disana dan mbak Ienk sudah terkenal sekali ditempat jual barang jadulan.

Setelah dari pasar Kanoman kita langsung menuju Goa Sunyaragi. untung sampai disana mataharinya udah gak kenceng alias panas, karena saat itu Cirebon lagi lumayan banget panasnya loh. Kebetulan mbak Ienk membawa tripod dan selama foto disana kalau yang ramai-ramai bisa pakai tripod dan kameranya pakai punya mamih Enjih karena tinggak di remote saja dari handphone, mamih Enjih menggunakan Fuji Film seri XE. Pokoknya seru banget deh foto-foto di Goa Sunyaragi karena banyak spot foto kecenya jadi kita rela antri juga sama yang lain buat bisa foto didepan tulisan Goa Sunyaragi, yang paling kece sih foto duduk berjajar dan kamera ada diseberang kita loh. Kalau lihat difoto sih kayaknya sepi tapi aslinya ramai banget pas kita kesana.



Dari Goa Sunyaragi kita lanjut kerumah mbak Ienk untuk sholat maghrib dan setelah itu kita lanjut ke daerah Trusmi untuk lihat-lihat batik khas Cirebon, padahal awalnya gak ada niatan ke tempat batik tapi setelah Diana bercerita tentang batik yang murah terletak dirumah-rumah daerah Trusmi maka beberapa teman lainnya jadi pengen lihat langsung dan pada beli deh akhirnya. Tapi memang harganya lumayan murah banget dibandingkan di toko-toko batik daerah Trusmi, karena kita sempat mampir ke toko batik yang gede tapi lupa apa namanya dan memang jauh harganya. Kita berempat cuma numpang wefie tuh dikaca karena habis lihat harga batik yang berjuta-juta.

Selesai dari perbatikan kami makan ke nasi Jamblang mang Dul dekat hotel kami menginap tinggal jalan kaki sedikit deh, tapi kalau saya bilang lauk di mang Dul kurang banyak variasinya dibanding bu Nur kalau gak salah. Kangen sama si perkedel terobati sudah, karena favorit banget sama perkedelnya sampai makan 3 biji kemarin.


Hari minggu sebelum pulang, beberapa dari kami mampir dulu ke pasar buat beli bawang goreng nah ini bawang gorengnya enak banget loh saya beli 1kg kemarin trus mampir beli kerupuk kulit atau rambak buat dibawa kerumah. Setelah itu balik lagi ke pasar Kanoman karena ada yang sudah janjian dengan tukang tahu gejrot buat ambil pesana. Tahu gejrot disana murah banget dan isinya banyak, saya juga titip 40 bungkus dage dan 1 bungkus dage. Duh dage ini juga ngangenin deh, kayaknya kalau mbak Ienk ke Jakarta kudu dititip dage nih. Karena udara lagi hot-hotnya maka saya dan teh Hilda tidak ikut ke pasar Kanoman, kami berdua memilih menunggu teman-teman lain di Sagoo Kitchen dekat pasar sambil pesan minuman cap badak alias saparila. Setelah dari sini kami mampir dulu ke nasi lengko buat makan siang, tapi saya gak nyobain si nasi lengko malah nyobain si satenya. Untuk 1 porsi sate kambing disana seharga Rp. 40,000 saja, sama kayak di Jakarta. Lumayan enak sih satenya jadi terbayarkanlah untuk harga perporsi segitu.

Kelar mereka berbelanja, kita foto-fotoan dulu deh di Sagoo Kitchen sebelum pulang. Kelar dari Sagoo kita ke masjid merah untuk sholat dzuhur dulu karena kereta menuju Jakarta berangkat pukul 13.50 jadi masih ada waktu untuk menunggu sampai ke stasiun.




Ini loh penampakan si empal gentong Bu Darma yang enak banget itu, kalau ke Cirebon jangan lupa mampir ya.










Kamera:
Enjih || Renny Asti || Puti Dian || Devy Novy || Baity || Endah Ienk

Lokasi:
Empal Gentong Bu Darma
Keraton Kasepuhan
Hotel Citra Dreams
Pasar Kanoman
Goa Sunyaragi
Pasar Tradisional (ini lupa nama pasarnya)
Daerah Trusmi
Nasi Jamblang Mang Dul
Tempat Kopi seberang hotel
Sagoo Kitchen
Nasi Lengko

Cheers,

Chichie Hariyanto

0 comments: