Pintu Masuk 1/15 Pintu toska yang bikin jatuh hati waktu awal belum tau ini bakalan buat 1/15 Coffee karena pertama kesini pas ke KAUM J...

1/15 Coffee Menteng

10.53.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Pintu Masuk 1/15
Pintu toska yang bikin jatuh hati waktu awal belum tau ini bakalan buat 1/15 Coffee karena pertama kesini pas ke KAUM Jakarta yang bersebelahan dan bahkan satu tempat. Ini salah satu tempat ngopi di Menteng - Jakarta, kedai pertamanya didaerah Gandaria - Jakarta Selatan. Kebetulan saya follow instagram 1/15 Coffee jadi waktu dikasih tau ada store kedua jadi melipirlah kalau pas meeting didaerah Menteng. Nah ini tempatnya gak sebesar yang Gandaria tapi untuk ukura kedai kopi sangat lumayan, lumayan saya bisa gerak bebas untuk moto.

Awal pertama nyobain yang di Menteng pas beberapa waktu lalu, awalnya janjian dengan teman yang hobinya sama. Hobi minum kopi dan hobi moto kopi dimanapum kami pergi. Pas saya main kesini pas banget lagi demo Myanmar dan kebetulan tempat si 1/15 Coffee ini dekat titil demo itu.


Area outdoor
Kalau pengen ngopi sambil kena semilir angin bisa pilih area outdoor ini tapi pesan saya sih jangan pas matahari lagi gonjreng ya, dijamin pana banget disitu karena saya sempat moto produk disitu aja geraaaaaahhhhh...
Coffee and Home Living

Camilan
Hot Cappuccino 
Saya kalau ke coffee shop selalu memesan minuman yang sama, hot cappuccino tapi tergantung juga sih kadang bisa mesan lattee atau lainnya sesuai dengan mood aja. Saya jarang banget nanya kepada pelayan "yang favorit disini apa ya?" nah hot cappuccino disini termasuk favorit saya. Kalau sambil meeting biasanya saya juga pesan makanan tapi yang enteng-enteng aja sih, agak aneh soalnya ngopi tapi makannya berat. Cukup berat badan saja yang berat, hihihihiiiii.... 

Empty Cup
Terkadang pengen sesekali posting foto gelas kopi yang kosong kayak gitu, kan selama ini sih lebih sering yang baru sampai dimeja terus langsung difoto  dan bahkan kadang pesan minuman panas tapi pada kenyataan diminum pas udah dingin karena kebanyakan difoto sana-sini. 


Meeting
Salah sayu situasi saya kalau sedang meeting di coffee shop, kadang juga saya memilih bertemu di coffee shop gini untuk ngirit waktu dalam perjalanan. Kenapa gitu? Karena sekarang Jakarta macetnya udah gak masuk akal, jadi selalu memilih tempat dengan klien yang berada ditengah ketemunya.


OOTD ala Akuchichie
Sekali-kali bolehlah saya narsis dikit foto ala ootd macam selebgram yang berseliweran di instagram, tapi ini adalah salah satu outfit saya kalau ngantor. Lebih banyak baju tunik. Kadangkan tukang foto pun butuh difoto juga. 




Cheers,
Chichie

0 comments:

Tempo Gelato - Yogyakarta Beberapa kali ke Yogya baik bersama teman atau keluarga saya pasti selalu mampir beli gelato dan salah satun...

Tempo Gelato - Yogyakarta

02.16.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments


Tempo Gelato - Yogyakarta
Beberapa kali ke Yogya baik bersama teman atau keluarga saya pasti selalu mampir beli gelato dan salah satunya si Tempo ini karena dekat sekali dengan tempat saya menginap. Awal pertama kali ke Tempo ini agak kaget, kenapa kaget? Karena antriannya lumayan banget dan barbar banget gak sesuai dengan antrian dan saingannya abg-abg yang dateng sama pacarnya tapi beli gelato 1 doang trus duduknya juga lama banget padahal tuh gelato sudah habis. Ini pengalaman gak enak saya waktu ke Tempo pertama kali, nah belakangan kesini sudah agak mendingan deh karena sesuai antrian manggilnya. 

Tempo Gelato memiliki beberapa varian rasa tapi tetap saja saya selalu memilih rasa cokelat seperti Nutela untuk Kelvin dan coffee atau salt caramel untuk saya dan suami. Atau terkadang nyobain yang mint. Gelato disini cenderung manis jadi kalau penyuka manis cocok banget dan harga standard kok gak mahal juga. Kalau kemarin mampir ke Tempo pas banget baru buka malah kita nungguin Tempo buka, ternyata didalam juga sudah ada yang mengantri juga. 

Tempo Gelato memiliki 2 tempat, yang satu di Prawirotaman dan yang satunya di Kaliurang dan kemarin waktu saya mampir kesini kebetulan banget bisa ketemu dengan sang pemiliknya. Dan kami yang sudah menunggu diantrian pengambilan gelato diberikan tester yang lumayan untuk rasa baru, kayu manis. Tapi nanti kalau balik lagi bisa pesan lagi deh. 


Cheers,
Chichie

0 comments:

Tampak Depan Gallery Prawirotaman Gallery Prawirotaman Hotel Jadi ceritanya ini adalah liburan yang gak direncanakan sama sekali ta...

Staycation: Gallery Prawirotaman Hotel - Jogjakarta

01.59.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Tampak Depan Gallery Prawirotaman

Gallery Prawirotaman Hotel

Jadi ceritanya ini adalah liburan yang gak direncanakan sama sekali tapi saya dan keluarga harus berangkat ke Yogya kemarin tanggal 24 - 26 Agustus 2017. Pesan hotel pun baru hari Rabu malam via Booking.com yang selalu memudahkan saya untuk mencari penginapan dimana saja dan memang sudah beberapa kali saya menggunakannya, apalagi sekarang sudah ada aplikasinya via mobile phone jadi tambah mudah lagi mengaksesnya. Oh iya enaknya kalau pesan via Booking.com itu bisa bayar ditempat loh dan gak perlu direct kartu kredit. Karena saya masih belum move on dari daerah Prawirotaman jadilah pencarian malam itu di fokuskan didaerah Prawirotaman, disana ada beberapa hotel dan boutique hotel juga karena beberapa tempat yang famous sudah pernah saya datangi jadi kali ini memilih Gallery Prawirotaman Hotel untuk tempat kami menginap. Memang sih banyak hotel baru yang lagi hype tapi saya sudah terlalu cinta dengan Prawirotaman.

Untuk 2 malam kemarin saya menghabiskan sekitar Rp 1,8 juta untuk 1 kamar deluxe double room dan memang tidak mengecewakan sama sekali. Mulai dari kami memilih hotel pun sudah diputuskan untuk memilih Gallery Prawirotaman, begitu sampai dihotel pun disambut dengan hangat oleh para penjaga hotel. Parkiran mobil disini juga cukup menurutku karena saya adalah type yang harus membawa kendaraan kalau keluar kota.




Kolam renang - Gallery Prawirotaman


Yang bikin girang lagi adalah disini memiliki 2 kolam renang, kolam renang anak dan kolam renang dewasa. Jadi Kelvin bisa berenang dikolam renang anak dan ayahnya dikolam renang dewasa. Kolam renangnya pun cukup besar kalau saya bilang, dan tempatnya juga enak banget. Hal pertama yang saya lakukan waktu sampai sini adalah mengajak kelvin berenang dan anaknya pun kegirangan banget. Sore itu kolam renang milik mas Kelvin karena tidak ada anak kecil lain yang sedang berenang juga selain dia. Bundanya sih pesan makanan dan minuman untuk disantap dipinggir kolam renang, sementara ayahnya beberapa menit berenang dikolam renang dewasa.








Kami dapat kamr dilantai 3 #309 yang menurut saya dan suami cukup besar kamar ini, ada balkonnya juga yang menhadap kejalan depan hotel. Dan kamar mandinya pun memiliki 3 macam shower jadi gak usah khawatir mandinya karena sebenarnya kalau menginap dihotel ini shower kamar mandi menjadi perhatian kami juga, Kelvin milih banget mandinya. Kamar dilantai 3 ini adalah kamar non smoking jadi waktu check in kita diminta untuk mengisi perjanjian penggunaan kamar non smoking. Jadi buat ibu yang bawa anak dan mau menginap disini gak perlu khawatir.

Fasilitas dihotel ini cukup bagus, mau apa aja ada disini. Contohnya nih saya adalah orang yang kemana-mana harus mencari strikaan karena ada beberapa baju walau sudah disetrika tapi ketika dilipat kembali pasti lecek-lecek lagi jadilah memilih hotel yang menyediakannya walau sebenarnya ada beberapa hotel yang tidak menyediakan hal tersebut. Habis pergi jalan-jalan bersama teman atau keluarga terus capek bisa melipir ke Spa and Massagenya dan suka ada diskon khusus.

Kamar hotelnya pun bersih dan tidak lembab, jadi lebih nyaman kan ditinggalinnya. Selain itu didalamnya dilengkapi dengan lemari pakaian, kulkas, deposit box dan perlengkapan mandi. Petugas hotel disini cukup cekatan karena beberapa kali saya pesan makanan, minta setrika dan meja setrika, minta tambahan handuk untuk Kelvin dll selalu cepat responnya. Dan saya selalu memilih tempat menginap yang ramah anak dan bikin si anak comfort juga saat dia berada diluar kamar. 



Cheers,
Chichie

0 comments:

Spaghetti Aglio Olio, Brownbag Menteng Hot Cappuccino, Brownbag Hot Cappuccino, Brownbag Ketika waktu sangatlah berharga...

Brownbag - Menteng

00.00.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments


Spaghetti Aglio Olio, Brownbag Menteng


Hot Cappuccino, Brownbag

Hot Cappuccino, Brownbag

Ketika waktu sangatlah berharga apalagi kayak di Jakarta yang sekarang ini harus spare waktu lebih banyak jika mau meeting dengan klien, jalanan sudah tidak dapat diprediksi. Terkadang lancar tapi kadang juga bisa macet banget. Kali ini demi menghemat waktu saya jadi waktu itu harus meeting di dua klien yang jaraknya dekat namun bisa menimbulkan kemacetan dari jarak 1 ke jarak yang 1 jadi memutuskan untuk mencari tempat yang benar-benar berada ditengah antara saya dan kedua klien. Kali ini saya memilih Brownbag Menteng. Brownbag ini letaknya di Menteng Central, Jl. HOS Cokroaminoto.

Karena meetingnya yang pertama ada di jam 11.00 jadi saya memilih menu yang gak terlalu berat, seperti spaghetti Aglio Olio yang beef, ini versi gak ngenyangin versi saya nampaknya karena meeting kedua saya hanya ngemil kentang goreng (ini yang gak sempat difoto kemarin) lalu sambil nunggu klien datang pesan hot cappuccino yang biasanya saya campur dengan gula merah atau tanpa gula sama sekali, sebenarnya kalau ngopi saya lebih suka gak pakai gula sih daripada dikasih gula. Kalau saya sih suka beberapa menu di Brownbag, awal ke Brownbag yang di Kemang.

0 comments:

Gedung Jiwa Sraya, Semarang Bulan Mei 2017 saya berkesempatan bermain ke daerah Semaran - Jawa Tengah, tentunya kali ini tidak bersama k...

Kota Lama Semarang - Jawa Tengah

07.41.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Gedung Jiwa Sraya, Semarang
Bulan Mei 2017 saya berkesempatan bermain ke daerah Semaran - Jawa Tengah, tentunya kali ini tidak bersama keluarga melainkan bersama teman-teman dari Upload Kompakan. Empat hari saya berada di Semarang tapi nampaknya kurang puas dan jujur saja kemarin waktu kesana gak sempat kulineran. Nah kali ini main dikota Lama Semarang dimana banyak bangunan lama yang sayang kalau enggak dijepret walau ini juga foto yang ada ditulisan ini difoto hanya menggunakan kamera dari Oppo F1s saja tapi udah kece banget menurut saya. Yang saya foto hanya gedung asuransi Jiwasraya, Marba, Spiegel dan gereja Blenduk.

Gedung Asuransi Jiwasraya, ini merupakan salah satu bangunan bersejarah di kota Semarang, dulunya bekas gedung NILLMI (Nederlandsch Indische Leven Sverzeking De Lifrente Maatschaapij) arsitek gedung ini bernama Herman Thomas Karsten pada tahun 1916-an. Didalam gedung ini terdapat elevator yang diyakini sebagai elevator tertua di Indonesia, gedung ini juga pernah digunakan sebagai kantor walikota Semarang pada masa pemerintahan Belanda. 

Marba, Semarang
Marba, Semarang
Selain itu disudut kota lama terdapat gedung Marba yang dibangun pada abad XIX merupakan bangunan 2 lantai. Pembangunan ini diprakarsai oleh Marta Badjunet seorang warga negara Yaman, yang merupakan seorang saudagar kaya pada jaman itu. Oleh karena itu diberi nama MARBA dari singkatan namanya. Awalnya gedung ini digunakan sebagai kantor usaha pelayaran, Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL), selain kantor tersebut digunakan pula untuk toko yang modern dan satu-satunya pada waktu itu bernama De Zeikel. Kemarin waktu saya main ke Semarang, gedung ini tampak kosong tidak digunakan untuk aktivitas usaha apapun.

Bar & Bistro Spiegel, Semarang
Diseberang Marba terdapat Spiegel Bar & Bistro dimana bangunan ini merupakan bangunan antik yang terdapat di kota lama Semarang, nah kebetulan saya juga mampir ke Spiegel ini dua kali selama ada di Semarang. Hari pertama di Semarang janjian dengan teman-teman Kompakers Semarang setelah kami makan sate kambing yang terletak tidak jauh dari Spiegel, disana pun saya hanya memesan es kopi saja. Seperti biasa ritual foto-foto pun saya lakukan selama ada disana, karena dalamnya Spiegel ini bagus banget loh. Benar-benar instagramable sekali kalau bahasanya anak sekarang.
Gereja Blenduk, Semarang
Nah diseputaran kota lama terdapat bangunan gereja bernama Gereja Blenduk. Sesuai dengan namanya Blenduk maka bentuknya pun mengikuti. Gereja Blenduk merupakan gereja tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh masyarakat Belanda yang tinggal dikota Semarang pada tahun 1753 dengan berbentuk heksagonal.

Seru banget jalan-jalan disekitaran kota lama Semarang banyak bangunan tua dan masih terawat banget walau ada beberapa juga yang tidak ada isinya, seperti halnya waktu saya dan teman-teman berfoto disalah jalanan yang hanya bisa dilewati orang saja, disitu kiri dan kanan bangunan yang sudah tidak terpakai namun buat foto-foto bagus banget. Bahkan dijalan itu terdapat kamera perekamnya karena banyak instruksi larangan dan tulisan "area ini dilengkapi dengan cctv" keren banget loh tempatnya. Saya dan teman-teman saja menghabiskan waktu 2 jam hanya untuk berfoto dijalan itu.

Kayaknya saya harus menjadwalkan kembali ke Semarang nih demi keliling kota lama dan kulineran khas Semarang. 


Cheers,
Chichie Hariyanto.

0 comments:

Kiddy Cuts, Pondok Indah Mal Biasanya potong rambut itu adalah sesuatu yang menyebalkan sepertinya untuk Kelvin, karena setiap potong ra...

Potong Rambut "No More Drama"

07.07.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Kiddy Cuts, Pondok Indah Mal
Biasanya potong rambut itu adalah sesuatu yang menyebalkan sepertinya untuk Kelvin, karena setiap potong rambut pasti dia nangis atau sebel dan kalau sudah begini saya dan ayahnya harus pinter-pinter lagi mengalihkan perhatiannya. Bukan lagi berucap "jangan nangis dong?" "cuupppp...cupppp..." atau mantra lainnya. Dari Kelvin umur 1 tahun biasanya ritual potong rambut kami lakukan di Kiddy Cuts, kenapa memilih tempat ini? Karena disini banyak yang bisa dialihkan perhatiannya, mulai dari dia memilih sendiri mainan yang akan dinaikan dan ada tv yang biasa muterin film kartun (so far ini gak guna buat Kelvin dulu)


Waktu masih bayi dulu kalau ke Kiddy Cuts selalu dipangku sama ayahnya biar dia lebih nyaman dan enak, trus biasanya saya merekam momen dimana Kelvin potong rambut namun hal ini kadang suka gak sukses karena Kelvin kalau pas moodnya kurang ok dia suka bete. Nah biasanya si mbak-mbaknya langsung ngeluarin senjata deh tuh, ngasih monil-mobilan atau bola dan anaknya langsung anteng. Karena mobil yang dikasih masih dalam plastik jadi pemikiran si Kelvin "ini pasti mainan baru" padahal memang itu termasuk benefit potong rambut disana.





Model potongan rambut kayaknya selalu sama deh, model jaman sekaang "under cut" atau kadang kalau suka cuma disisahkan 2 cm saja kalau gak mau dimodelin tapi memang saya dan ayahnya kurang suka kalau Kelvin terlalu dimacem-macemin potongannya, lebih suka yang biasa-biasa saja. Kadang banyak lihat anak seumur Kelvin dimodelin aneg-aneh, iya sih itu balik lagi ke selera orang tua masing-masing. 

Sekarang ini Kelvin kalau mau dipotong sudah dengan senang hati dan girang banget tanpa melarikan diri seperti biasanya, karena ternyata dia demen banget kalau habis dipotong trus keramas dulu. Dan sekarang pun lebih ekspresif dan suka ketawa-tawa kalau dipotongin gak takut kayak dulu lagi, sudah bisa milih juga mau duduk dimana.




Jadi sementara ini masih memilih Kiddy Cuts untuk tempat potong rambutnya Kelvin selain si anak lebih nyaman, bunda dan ayahnya juga gak bingung kalau-kalau si anak bakalan crangky. Saya juga belum pernah sih nyobain bawa Kelvin untuk potong rambut di tempat potong rambut dewasa  tapi mungkin boleh di coba juga kapan-kapan atau potong rambut sama tukang cukurnya pak Presiden Joko Widodo.



Cheers,
Chichie Hariyanto

0 comments:

Kelvin Adrian Siapa yang tidak ingin memiliki keturunan, semua orang pasti ingin memilikinya kan? Ini saya tulis sebagai kilas balik bag...

Gift from Allah: Kelvin Adrian

22.12.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Kelvin Adrian
Siapa yang tidak ingin memiliki keturunan, semua orang pasti ingin memilikinya kan? Ini saya tulis sebagai kilas balik bagaimana saya dan suami akhirnya dikaruniai seorang putra yang sangat lucu, ganteng dan banyak doa yang kami panjatkan untuknya. Kalau dulu banyak sekali yang nanya "gimana sudah isi belum?" "kok belum punya momongan sih?" "Jangan jalan-jalan terus, kapan bikin anaknya?" ini beberapa pertanyaan yang sering mampir dikuping saya dan suami, kami bukan tidak ingin memiliki anak tapi memang pada saat itu belum dikasih oleh Allah. Untungnya pertanyaan tersebut tidak terlontar dari keluarga kami, orang tua saya berbeda dengan orang tua kebanyakan kalau saya lihat. Mereka sangat modern dan tidak pernah melontarkan pertanyaan yang sekiranya bikin saya sebal atau lemah. Terus bagaimana dengan ibu dan bapak mertua? Nah kebetulan saya sudah tidak memiliki keduanya kalau pun masih ada saya yakin mereka sama seperti orang tua saya karena saya sempat mengenal ibu mertua saya sebelum beliau meninggal pada Desember 2009 bahkan dulu beliau sempat pergi ke Bandung bersama saya dan suami. 

Kelvin Adrian Hariyanto nama anak saya dan suami yang suka dijuluki orang-orang adalah anak mahal, memang benar gimana tidak mahal saya mendapatkan Kelvin ini dengan perjuangan, kesabaran dan keikhlasan. Secara finansial saya sangat mahal mungkin tidak untuk orang lain, Kelvin didapatkan secara program hamil yang saya dan suami jalani dan lahirnya pun melalui operasi secar karena pada saat itu saya sekalian akan mengangkat miom yang ada dirahim saya. Miom ini juga menjadi banyak pertanyaan dikalangan teman-teman saya juga, kenapa ada miom tapi saya bisa hamil? Nanti akan saya jelaskan satu per satu.

Kalau banyak yang tanya berapa biaya yang sudah saya habiskan? Yang perlu diketahui adalah waktu program ini saya bayar sendiri alias tidak tercover oleh asuransi karena memang tidak bisa di cover asurasi atau penggantian dari kantor pada saat itu. Kedua adalah semua biaya tergantung dimana rumah sakit kita menjalankan program dan treatmentnya pada saat waktu berjalan. Kalau dulu saya dan suami kayaknya modal nekad deh gak tau kalau biayanya segitu. Percaya atau tidak saya tidak pernah browsing tentang program anak sama sekali, yang saya browsing adalah no telp rumah sakit dimana dokter yang saya akan temui ada dimana. Berawal ngobrol sama klien yang sekarang menjadi teman saya, karena dia pun program dengan dr. Damar di rumah sakit Asri, saya langsung browsing tentang rumah sakit Asri bukan tentang program hamilnya. Dan ternyata dr. Damar ini praktek didua rumah sakit pada saat itu RS Asri Jakarta (yang sekarang menjadi RS Asri Siloam Jakarta) dan RS Brawijaya Woman & Children. Nah saya cek jam dr. Damar praktek dikedua rumah sakit tersebut lalu saya memutuskan memilih RS Asri karena beliau praktek weekend disana, karena saya dan suami hari biasa sama-sama kerja jadi kemungkinan besar waktu kami berdua yang sama-sama kosong di weekend itu juga kalau kami berdua lagi gak ada dinas keluar kota.

Jujur saja saya tidak mencari pembanding harga pada saat itu, yang ada dipikiran saya adalah dimana dr. Damar Prasmusinto ini praktek dan saya juga selalu berfikir semua pasti ada rejeki dan jalannya. Tahun 2011 saya memulai program itu biaya konsultasi oleh dr. Damar sebesar Rp. 315.000,- yang pasti tidak pernah lebih dari Rp. 400,000,- kecuali kita ada pemeriksaan lain yang mengharuskan dikenakan biaya tambahan, tapi biaya tersebut bisa berbeda tergantung oleh rumah sakit dan setau saya biasanya dokter spesialis itu memang berbeda dengan dokter biasa. Setelah saya bertemu dengan dr. Damar baru beliau menjelaskan detail tentang program kehamilan mulai dari treatment apa saja yang akan dijalankan oleh kami berdua setelah itu saya baru cek kebagian administrasi untuk masing-masing biayanya. Seperti halnya inseminasi atau bayi tabung ini kan mengharuskan kita mengeluarkan biaya lebih untuk hal tersebut dan beruntungnya saya adalah tidak sampai ketaraf itu tetapi ada treatment lain yang mengharuskan saya mengeluarkan biaya lebih. Setelah suami saya melakukan pengecekan pada spermanya dan hasilnya kurang menggembirakan saat itu, kalau mau tau saat itu suami saya sedih sekali tapi kami berdua saling support karena kami tau tujuan apa yang sedang kami jalankan ini adalah perlunya kedua belah pihak saling memberi semangat untuk mencapai harapannya. 

Suami saya harus menjalankan operasi Varicocele pada saat itu karena spermanya kurang dan memang dokter memberi pilihan antara operasi dan minum obat tapi kami memilih untuk menjalankan operasi yang memiliki kesembuhan lebih cepat dibandingkan meminum obat. Nah saya juga pernah membaca blog salah satu teman saya dimana dia juga menceritakan kisah dia dan istrinya menjalankan hal yang sama dengan saya dan suami. Dia pun harus melakukan operasi varicocele, nah ini ada pembanding dimana sama-sama dijalankan dirumah sakit Jakarta Selatan tapi berbeda harga yang cukup lumayan, saya dan suami membayar sekitaran Rp.23jutaan untuk operasi varicole tapi untuk teman saya operasi varicocele hanya dengan biaya Rp.15jutaan dan saya juga gak menanyakan kelas apa yang dia ambil waktu dirumah sakit tersebut, kebetulan saya dan suami memilih kelas vip dirumah sakit Asri Jakarta. Iya semua yang saya jalankan ini dirumah sakit Asri kok sampai pada tahap Kelvin lahiran pun juga dirumah sakit Asri dan sampai sekarang kami kalau melakukan pengecekan kesehatan juga kesana.



Sampai pada akhirnya saya dinyatakan positif hamil pada bulan Maret 2013 dan sudah 6 minggu mengandung bayi yang ternyata lucu sekali, ini benar-benar hadiah dari Allah. Dimana pada bulan Januari 2013 saya sebenarnya sudah mengikhlaskan dan sudah tidak berharap banyak walau kadang sedih juga sih dulu itu, walau saya tidak pernah memperlihatkan ke siapapun bahkan ke suami saya dan akhirnya saya tulis disini deh. Terkadang kita tidak bisa mengontrol apa yang akan diucapkan oleh orang terhadap diri kita apalagi kalau nanyanya "kapan punya anak?" kalau yang nanya biasa aja pasti saya selalu jawabnya juga santai tapi yang nyebelin kalau yang nanya itu sudah nyinyir, biasalah orang Indo kalau soal begini mah belum memiliki rasa simpati dengan baik kayaknya gimana cara penyampaian supaya yang diajak ngobrol gak bisa lapang dada menerima. 

Waktu hamil itu saya harus bedrest selama 2 minggu pertama karena hasil usg Kelvin untuk detak jantungnya kurang bagus dibawah rata-rata dan dr. Damar menyarankan saya untuk istirahat total bahkan tadinya suami berfikir apa saya keluar dari pekerjaan saya tapi hal tersebut bukan menjadi pilihan kami berdua pada akhirnya. Suami saya menjadi lebih ekstra protektif saat itu karena apa yang kami jalani berdua sudah membuahkan hasil dimana perjalan itu memberikan pelajaran bagi kami berdua untuk lebih bersabar, ikhlas dan lebih bertawakal. Kalau dulu saya gak sampai kepikiran harus keluar negeri menjalankan ini semua yang mana kata beberapa teman yang menjalani hal yang sama seperti saya itu disana lebih murah dari Indonesia tapi sepertinya dokter disini masih bagus-bagus kok dan belum perlu untuk saya dan suami menjalankan ini semua kesana. 



Cheers,
Chichie Hariyanto


0 comments:

Kreasi dengan Buavita Mango Semenjak bergabung dengan komunitas foto Upload Kompakan, saya kemana-mana selalu membawa kamera didalam tas...

Upload Kompakan; Kreasi Buavita Mangga

19.56.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Kreasi dengan Buavita Mango
Semenjak bergabung dengan komunitas foto Upload Kompakan, saya kemana-mana selalu membawa kamera didalam tas kalau biasanya motret makanan cuma pakai handphone sekarang dibelain bawa kamera kemana-mana. Jadi waktu itu ada challenge untuk Buavita dengan rasa Mangga, karena saya ibu bekerja jadi pepotoan saya lakukan dikantor dengan perlengkapan seadanya. Jujur aja saya meninggalkan beberapa perlengkapan dikantor untuk moto dadakan atau kadang biasanya udah saya stok terlebih dahulu fotonya jika bukan challenge.

Nah kali ini dengan tema mengkreasikan menu dengan Buavita Mangga, jadi cari yang gampang aja deh, bikin Tropical Punch dari Buavita jadi cum belanja buah, daun mint dan beberapa kotak Buavita. Jadi tinggal cemplung-cemplung saja dikantor dan difoto deh, ini saya foto di studio redaksi saya dekat jendela karena kalau diruangan saya lampunya kuning jadi kurang cocok buat foto. Dan ini foto mentahan punya saya, biasanya saya edit sedikit menggunakan Snapseed untuk detailnya kalau warnanya sudah seperti ini saya gak pernah mengubah lagi paling hanya main di details saja. 

Kalau saya bukan ngincer menangnya tapi lebih ke seseruan foto dan uploadnya, lumayan kan sambil melatih kebiasaan kita pegang kamera. Sudah 2 tahun lebih saya bergabung dengan komunitas Upload Kompakan dan masuk di grup Kompakers Bekasi, kalau banyak yang nanya kok Bekasi? Bukan Jakarta atau Tangerang? Iya karena saya lagi tinggal didaerah Jatibening Bekasi jadi masuk Kompakers Bekasi saja sambil menjalin silaturahmi dan sambil belajar deh. 





0 comments:

Add caption Efek menjamurnya coffeeshop di Jakarta, dibelakang kantor saya menemukan hidden place kalau menurut saya, gak perlu jauh-ja...

Fillmore Coffee, Jakarta Selatan

09.55.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Add caption
Efek menjamurnya coffeeshop di Jakarta, dibelakang kantor saya menemukan hidden place kalau menurut saya, gak perlu jauh-jauh lagi ngopinya kalau cuma mau menyelesaikan pekerjaan kantor atau sekedar untuk brainstormin dengan team dikantor. Tujuannya sih biar gak bosen kalau meeting billing, maklum saya berkerja dibagian divisi iklan dimana pendapatan iklan bergantung kepada saya dan beberapa teman di Bintang Home dan Home Living.

Fillmore Cofee ini letaknya dibelakang kantor dan cuma jalan kaki sedikit saja, palingan 3 menit doangan untuk sampai kesini. tempatnya menjadi satu dengan kost-kostan Suit at Seven di Jl. H. Sidik Karet Pedurenan. Tempatnya lumayan enak banget nih walau tidak besar tapi sudah cukup menampung saya dan teman-teman kalau sudang bermain kesana. Fillmore ini ada 2 lantai, 1 lantai bawah dengan ruangan ac dan lantai 2 untuk area merokok. 


Pura-pura sibuk
Nah ditempat saya duduk ini biasanya saya dan teman-teman bekerja sambil menikmati kopi dan alunan musik, meja ini cukup untuk 5 orangan dan masing-masing sambil buka laptop biasanya. Terkadang bosan dengan suasana kantor dan langsung melipir kesini.

Coffee and my stuff
Hot Cappuccino is mine
My breakie
Selain kopi, di Fillmore juga menyediakan sarapan sehat loh, waktu pertama kali kesini padahal bukan pagi hari tapi pengen banget nyobain smoothies yang ada disana. Lupa smoothies yang ini namanya apa, seingetku ada Choco Banana deh atau apa ya, ini ngenyangin banget dijamin habis makan ini gak ngemil lagi deh. Kalau saya biasanya kesini pilihannya atara hot atau ice coffee dan belum pernah sih di coffeeshop mesennya teh karena kebetulan suka kopi.




Mango Smoothies
Karena sudah beberapa kali Fillmore jadi kalau saya sih rekomen banget sama tempat ini, selain tempatnya yang enak banget kopi dan makanannya pun enak-enak juga. Saya juga sudah mencicipi beberapa pastry yang ada disini dan semua enak, kalau saya enak bilang enak, enggak bilang enggak.

ice cappuccino



Hands in frame
Kalau saya sih pasti akan balik terus kesini selagi masih kerja di Media Bintang Indonesia karena sejujurnya saya lebih konsen kerja di coffeeshop daripada dikantor sih. Karena ambiancenya beda banget tapi kalau lagi hectic atau deadline sih dikantor kok. Oh iya... orang-orang yang selalu saya temui di Fillmore ini ramah dan baik banget. Terus nih buat yang demen sama bule cocok nih kalau pagi sebelum aktivitas duduk di Fillmore sambil minum kopi karena dijamin bakalan ketemu sama bule-bule kece pada mau ke kantor karena teman saya ada yang betah kalau pagi ngopi disini.


Cheers,
Chichie Hariyanto



0 comments: